Outsourcing Sebagai Tools Para Pengusaha

Awan Asmara

Outsourcing makin hari makin banyak. Dulunya saya mengira di kantor saya nggak ada. Ternyata sudah mulai banyak karyawan di kantor yang di-outsource. Ya beginilah potret suram negara ini. Sudah nyari kerjaan susah, kalo dapet juga gajinya nggak gede-gede banget. Ditambah lagi di-outsource pula. Pahit…..sangat pahit.

Apa yang terjadi dengan negara ini? Di mana kontrol pemerintahnya? Katanya negara ini menganut paham koperasinya Hatta. Kok malah mengarah ke Neo Liberal gini. Apa gara-gara banyak Obligasi Pemerintah yang dijual ke pengusaha dan berakibat menjadikan pengusaha bagai Raja?

Ayolah bapak-bapak dan ibu-ibu di DPR dan MPR, ada yang tidak beres dengan negara ini. Outsourcing jelas merugikan rakyat. Bentuk baru penjajahan struktural yang tidak boleh dibiarkan. Ini negara kita. Kita yang menentukan aturan mainnya. Bukan korporasi asing.

Apa perlu rakyat bunuh diri massal gara-gara tidak sanggup membiayai hidup? Apa perlu tragedi penjarahan massal 98 terulang kembali? Apa perlu gerakan mogok kerja nasional? Saya rasa itu semua tidak perlu jika bapak-bapak dan ibu-ibu di Senayan punya nasionalisme dan rasa cinta terhadap negara ini.

Lebih baik Indonesia hancur daripada jadi budak negara lain. Saya rasa Bung Karno pernah mengucapkan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s